Simpan catatan dengan baik
Simpan salinan setiap faktur yang Anda kirim dan setiap bukti pengeluaran usaha. Sebagian besar negara mewajibkan penyimpanan dokumen keuangan selama beberapa tahun, sering lima sampai sepuluh tahun; di Indonesia umumnya sepuluh tahun. Periksa jangka waktu yang berlaku bagi Anda.
Sistem sederhana sudah cukup: satu folder per tahun, dengan subfolder untuk faktur dan pengeluaran, dan nama file yang seragam seperti 2026-03-14 INV-0042 Acme.pdf. Cadangkan folder itu di tempat kedua, seperti penyimpanan cloud atau hard disk eksternal.
Pembuat faktur kami menyimpan daftar faktur Anda di browser demi kemudahan. Itu bukan cadangan: menghapus data browser akan menghapusnya. Selalu simpan PDF yang Anda unduh.
Pantau arus kas
Laba adalah apa yang Anda hasilkan. Arus kas adalah kapan uang benar-benar masuk. Usaha yang untung pun bisa kesulitan membayar tagihannya sendiri jika klien membayar terlambat. Agar uang terus mengalir:
- Kirim faktur segera setelah pekerjaan diserahkan, bukan di akhir bulan.
- Minta uang muka untuk pekerjaan besar.
- Tindak lanjuti faktur yang lewat jatuh tempo dengan cepat dan sopan.
- Siapkan dana cadangan kecil, idealnya beberapa bulan biaya pokok.
Pisahkan uang usaha dan pribadi
Buka rekening bank khusus usaha, meskipun Anda bekerja sendiri. Semua pembayaran faktur masuk ke sana, semua pengeluaran usaha keluar dari sana, dan pengeluaran pribadi terpisah. Pembukuan jadi jauh lebih mudah, dan Anda bisa melihat kondisi usaha yang sebenarnya dalam sekejap.
Sisihkan uang untuk pajak
Saat pembayaran masuk, sebagian biasanya milik negara. Pindahkan persentase tetap dari setiap pembayaran ke rekening tabungan terpisah begitu uang masuk, agar tagihan pajak tidak pernah mengejutkan. Jika Anda memungut PPN, sisihkan seluruh nominalnya karena Anda memungutnya atas nama negara. Konsultan pajak bisa menyarankan persentase yang tepat.
Kapan beralih ke alat lain
Pembuat faktur gratis ideal jika jumlah faktur Anda tidak terlalu banyak. Pertimbangkan perangkat lunak akuntansi jika Anda mengirim banyak faktur setiap bulan, ingin memantau pembayaran otomatis, punya karyawan, atau harus membuat laporan pajak yang rinci. Ingat juga bahwa Pengusaha Kena Pajak di Indonesia wajib menerbitkan faktur pajak melalui sistem DJP. Konsultan pajak bisa merekomendasikan sistem yang sesuai.
Rutinitas bulanan sederhana
Tiga puluh menit sebulan cukup untuk menjaga semuanya terkendali:
- Kirim faktur yang belum dikirim.
- Periksa faktur yang lewat jatuh tempo dan kirim pengingat.
- Cocokkan pembayaran di rekening dengan faktur dan tandai sebagai lunas.
- Arsipkan bukti pengeluaran.
- Pindahkan uang ke rekening tabungan pajak.
- Cadangkan folder faktur dan pengeluaran.
Siap mempraktikkannya? Buat faktur gratis dalam beberapa menit.